Entri Populer

Jumat, 07 Oktober 2016

HIJRAH TIADA HENTI




Semoga Allah memaafkan diri ini yang masih belum cukup pandai bersyukur
Semoga Allah memaafkan diri ini yang belum mampu memberikan yang terbaik dari peran yang Dia kehendaki..


Alhamdulillah bini' matihi tatimmu sholihaat.

Sungguh Allah Maha Baik...
Memperjalankanku pada sebuah wadah penuh keberkahan..
Yang di dalamnya, aku belajar untuk menahan lidah bergerak, tidak menggunakan penglihatan mata untuk membuat kesimpulan.
Mendahulukan hati dan telinga mengerjakan fungsinya untuk mendengar dan memahami.
Tak jarang, hati ini ikut terenyuh akan untaian kata-kata penuh hikmah.
Dunia ini sementara dan akhirat selamanya..

Jangan dikira aku adalah seorang yang mempunyai sesuatu yg lebih dari kalian karena berada disini..
Aku disini.. Jauh dari kesempurnaan. Bukan karena ilmu yang aku miliki, atau  banyaknya hapalan Al Quran yang tersimpan dalam memori. Tidak pula karena  keseluruhan sikap dan perilaku yang patut diteladani.

Keberadaanku disini,  semua itu hanya karena rahmat dan kasih sayang Nya.
Bisa jadi aku disini karena sedang ditolong Allah..
Keberadaanku disini layaknya tanda cinta dari Allah. Dia ingin selalu menjagaku dalam atmosfer kebaikan. Dia yang  percaya padaku untuk memerankan skenario dari-Nya.
Dan hatikupun tak ingin beranjak.

Kalian tau kenapa?
Karena tempat ini jadi wasilah kebaikan, seperti air sejuk yang menghilangkan dahaga..
Disini tak ada yang kami utarakan semua bermuara pada cinta yang SATU,  Allah SWT.
Ruhiyah  senantiasa terisi suntikan kata-kata penuh hikmah dari guru kami.
Semangatku terus dikobarkan oleh sahabat-sahabat yang terus mengingatkan dalam kebaikan.
Mereka yang  tak lelah mansehatiku  untuk terus memperbaiki diri dan makin bersahabat  dengan Al Quran

Semua itu menjadikan jiwa ini terpanggil untuk terus berjuang di jalan Allah dengan hati yang lapang, demi satu tujuan menggapai ridho Allah.

Rintangan akan selalu hadir.. Bukankah mereka yang mengaku beriman akan diuji keimanannya?
Namun dalam kesulitan , kita akan  temukan kasih sayangNya bagi mereka yang bisa mengambil pelajaran. 

Aku merasa malu pada Allah. Melakukan sesuatu yang belum  menjadi keahlian. Tapi aku tidak mau terus menjadi orang yang membuat kerusakan. Bukankah menyerahkan segala sesuatu yang bukan pada ahlinya akan menyebabkan kerusakan di muka bumi?

Aku pun terus menguatkan azzamku untuk memantaskan diri atas peran ini.   Meningkatkan intensitas untuk ”bercermin”. Cerminan yang sudah sepatutnya dijadikan teladan bagi wanita muslimah. Merekalah Istri Rasulullah SAW, para shahabiyan, dan semua sosok wanita shalihah. Semoga aku dimampukan melakukan yang terbaik dari peran yang Allah tentukan untukku.
Tetap saja bukti cinta ini tak akan pernah sebanding dengan semua nikmat yang telah Allah berikan.

Semoga Allah terus melapangkan hati ini untuk selalu hijrah menuju keridhoan-Nya.

Hijrah tiada henti menuju ke Jannah

Hidayah adalah sepenuhnya milik Allah, tidak ada yang tidak mungkin bagiNya, jika Dia menghendaki..


Ummu Humaira
9 Muharram 1438 H