Baksos yang diadakan oleh 22 orang Relawan Lentera Negeriku di madrasah diniyah takmiliyah awwaliyah mursyidul falah dan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Lebak Banten, memberikan keceriaan tersendiri bagi murid-murid di sana.
Relawan
Lentera Negeriku tiba di lokasi sekolah sekitar pukul 11.00 WIB. Setibanya di
lokasi, masyarakat menyambut para relawan
dengan antusias. Waktu perjalanan yang diperlukan dari Jakarta menuju
lokasi sekitar 3.5 jam .
Kondisi
jalanan mendekati lokasi belum beraspal, sehingga bus yang digunakan harus melaju perlahan dan cukup memakan waktu. Kemudian
dilanjutkan perjalanan ke madrasah diniyah dengan berjalan sekitar 15 menit dari sisi jalan raya. Masyarakat
sekitar membantu tim lentera negeriku dengan membawakan beberapa barang-barang
yang akan disumbangkan dengan menjinjing ataupun menggunakan gerobak.
Kegiatan
di sesi pertama yaitu acara untuk para murid PAUD. Kak Iin sebagai MC acara
tersebut mengajak anak-anak PAUD berkenalan lalu berkumpul untuk mendengarkan cerita mengenai
Banjir. Melalui cerita yang disampaikan
dengan cara khusus untuk adik-adik PAUD, Ka Iin mengingatkan bahaya yang
ditimbulkan jika membuang sampah sembarangan ke sungai . Selain itu Ka Iin
mengajak anak-anak untuk lebih menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah
sembarangan.
Selanjutnya,
Relawan Lentera Negeriku mengajarkan adik-adik PAUD membuat karya dari hasil
daur ulang. Mereka diajarkan untuk membuat gelang dari botol aqua yang
digunting secara melintang lalu dibalut dengan kain flannel yang sudah diberi
lem. Sebelumnya adik-adik PAUD dibagi kedalam beberapa kelompok dan masing-
masing kelompok dibimbing oleh dua orang tutor dari Tim Relawan Lentera
Negeriku.
Sedangkan
di sesi kedua diperuntukan untuk murid sekolah diniyah. Untuk sesi kedua ini,
Para Relawan mengajak adik-adik untuk berkenalan lewat permainan . Diantarnya
permainan tupai, pohon dan penebang. Cara ini lebih asyik dan membuat suasana
menjadi seru. Seperti halnya murid PAUD, para murid sekolah diniyah
diajak untuk membuat hasta karya yang beraneka ragam. Ada yang membuat
orang-orangan dari sendok dan kain flannel, gantungan kunci dari tutup botol ataupun
tempat sampah dari ember cat.
Masing-masing
sesi kegiatan diakhiri dengan membagikan bingkisan kepada masing-masing murid
berupa alat tulis, makanan ringan, jilbab untuk murid perempuan yang disponsori
oleh berhijab, donasi roti dari Joey
Bakery dan kornet super Qurban yang merupakan donasi dari Rumah Zakat. Dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis
barang-barang donasi. Diantaranya donasi dari sahabat tahsin Daarut Tauhiid
Jakarta berupa meja lipat dan tikar,
donasi dari para donator berupa Al Quran, Terjemahan Quran, lemari buku,
buku pelajaran madrasah diniyah, perlengkapan sholat, alat-alat kebersihan,
alas puzzle baju seragam dan kerudung
bagi guru perempuan dan baju untuk pengurus.
Pak
Suntama sebagai perwakilan dari pihak madrasah dalam sambutannya menyampaikan
rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak relawan dari Lentera
Negeriku dan mendoakan semua relawan diberikan balasan yang terbaik dari Allah
SWT. Setelah selesai kedua sesi tersebut, Para Relawan bersilaturahmi dengan pengurus
dan guru-guru madrasah diniyah ataupun PAUD. Setelah itu, dilakukan foto bersama para murid, relawan
dan guru-guru.








